Wednesday, August 1, 2007

Mind Travel


Alam pikiran itu luas. Dan luasnya tergantung dengan imajinasi kita. Buat gue, tenggelam dalam pikiran itu luar biasa. Masuk ke dalam setiap memori yang pernah terekam di otak, memainkan ulang kembali, dan sedikit membumbuinya dengan berbagai macam imajinasi jadi sebuah mind-blowing experience. Suatu kali saat pulang kerja, diantara macetnya senja dan himpitan gedung, lagi-lagi gue tenggelam dalam pikiran. Membayangkan naik vespa di antara jalanan oberoi, berdua, sambil menunggu sunset. Suara angin pelan-pelan terdengar di balik earphone iPod, Crush into Me, Dave Matthews band. Kemudian sedetik kemudian pindah ke jalan shinjuku, autumn wind, tersesat dalam ucapan-ucapan yang gak gue ngerti, udara malam yang dingin dan sebuah peta kecil di tangan. Sedetik kemudian pindah lagi di sebuah public space di raffles place, berteman dengan yoghurt dan sandwich mexican roast chicken, dan pisang. Ngobrol berdua, sambil ngelihatin manusia yang lalu lalang, one of the best place to chit chat till' the last train come.

Tin tin!! Bunyi klakson. Shit, lagi enak-enaknya. Ternyata balik lagi ke Jakarta yang senja hari, yang macet dan penuh polusi dan polisi. Polisi cepe yang asik asik minta ribuan, dan polisi lalu lintas yang malak puluhan ribu. Well.. kapan aja gue butuh kabur dari Jakarta, segampang gue mind traveling.

2 comments:

tukang seduh said...

potohnya keren, pinjem ya mas, hehehe

Zulkarmen said...

mirip. bedanya gw keluar masuk blog orang, lihat2 pikiran mereka. ternyata banyak yang indah

www.zulkarmen.blogspot.com